Kamu : Setelah kamu mengatakan hal itu, kamu menghilang. Hebat!
Ini, jawabanku..
aku tidak menghilang. Hanya tenggelam.
Sabtu, 15 Februari 2014
Jumat, 03 Januari 2014
Badai
Peluk aku..
Aku tak mau tahu kau milik siapa
dan aku milik siapa
Curi aku.. Bawa aku lari.. Sentuh
tangan ini.
Aku tak mau peduli dengan
perkataan dunia.
Lindungi aku... Buatlah hati ini
hangat.
Buat jiwa ini sejuk.. Buatlah
pelangi dalam diriku.
Tutup matamu dari segalanya.
Lihatlah aku.Percayakan semua ini
padaku.
Ayo, kita menantang takdir.
Berdiri di atas badai.
Menari di atas petir.
Ayo, kita terjang ombak.
Kuatkan hati seperti karang.
Tenggelamkan pusarannya.
Telanjangi para pengacau.
Seperti seekor merpati di tangan
kita.
Bebaskan atau genggam erat.
Sekarang, semua ada padamu,
Cinta.
Tahu
aku tidak tahu dimana kebenaran
aku tidak tahu apa aku tertipu
atau menipu
aku tidak tahu wajah apa yang
sedang ku pasang
Yang aku tahu, yang aku tahu,
semua ini untuk mempermudah.
Menyakitkan atau disakiti. Aku
tidak tahu.
Yang aku tahu, yang aku rasa,
adalah nyeri.
Jiwa siapa yang ditusuk atau
siapa yang menusuk, Siapa peduli.
Mata siapa yang terpejam, siapa
yang memejam, tidak ada yang tahu.
Siapa yang menghebus atau
dihembuskan, tidak ada yang merasa,
Kita hanya berdiri.
Mempermainkan.
Ini drama? Nyata? Aku tidak mau
tahu.
Berterimakasih. Ya. Karena telah
menghadirkan cerita ini.
Alur yang tak pernah ku sangka.
Kau... Kita... Mempermainkan.
Hati siapa yang tersiram, Dia
yang kalah.
Aku.. Kau.. Tersiram..
Tapi tak ada yang mengaku.. Tak
ada yang mau tahu..
Kita.. Menyembunyikan..
Dunia terdustai.. Tertipu..
Tersakiti bersama..
Bayangan
Lihatlah aku dalam bayangan..
Lihatlah aku dalam pias bulan..
Bintang, langit gelap, dingin..
Aku disana..
Refleksiku disana..
Lihatlah aku dalam bayangan..
Saat badai membawakan tarian
rindu..
Saat petir tak pernah menyentuh
bumi..
Lihatlah aku dalam bayangan..
Mimpi beku, tak membawakan
kehangatan,,
Mendekat, menjauh, timbul,
memudar..
Rebahkanlah kepala mu di
bayanganku..
Istirahatlah dalam pelukanku..
Walau ini hanya bayangan..
Fatamorgana
Takdir
Pergilah... Menjauh..
Menghilang.. Memudar..
Tinggalkan warna hitam..
Tinggalkan hujan tak berair..
Rasa dingin... Tusukalah..
Bawalah jiwa ini.. Ambilah petir
ini..
Pada akhirnya.. Dunia tak
meninggalkan bau kopi..
Pada akhirnya.. Tanah tak lagi
hangat..
Tak ada yang bisa menenangkan
raga ini..
Apalah artinya?
Tak ada.
Mengapa tak mati saja?
Tak mau.
Mengapa tak menghilang saja?
Tak bisa.
Mengapa kita tak ditakdirkan
bersatu?
Entahlah.
Tak tahu.
Siapa yang berhak disalahkan?
Takdirmu atau takdirku atau Bumi
ini.
Selasa, 25 Juni 2013
:D
Ada
banyak mimpi yang akan ku kejar, ku wujudkan
Ada
banyak cerita yang akan ku tuliskan, ku dongengkan
Ada
banyak bintang yang akan ku raih, ku gapai
Walaupun,
banyak rintangan
Hambatan
Aku akan
meraihnya, menggapainya, mengejarnya
Karena
aku tahu, di akhir jalan, akan ada pemadangan yang indah, dan itu hanya untukku
Kamis, 20 Juni 2013
Forget about our feeling
Kita
akan kembali seperti dulu...
Tapi
nanti.. Saat masalah hati dan perasaan sudah mereda
Sudah
terlupakan
Langganan:
Postingan (Atom)